Bandung, 2026 — Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI). Tim Mahasiswa ULBI berhasil meraih Juara 2 kategori Artikel Ilmiah dalam ajang Polibatam Logistics Competition (PLC) 2026 melalui karya inovatif berjudul “SITAMBA: Sistem Tata, Timbun, Muat, Bongkar Kontainer Terintegrasi untuk Efisiensi Penataan Kontainer di Pelabuhan Indonesia.”

Tim Mahasiswa ULBI terdiri atas Ghaitsa Azzahra Chintata Herysha, Debora Septrikamus, Abelio Try Kanda GM, Widiyasih Djayanasastra, dan Jihan Annisa Parinduri. Dalam karya tersebut, tim mengangkat permasalahan proses penataan kontainer di pelabuhan Indonesia yang masih banyak dilakukan secara manual. Kondisi ini dapat menyebabkan pemanfaatan ruang yang belum optimal, proses kerja yang memerlukan waktu lebih panjang, hingga risiko kerusakan barang akibat kesalahan penyusunan.

Sebagai solusi, tim memperkenalkan SITAMBA, sebuah rancangan sistem digital yang mengintegrasikan empat tahapan pengelolaan kontainer, yaitu stuffing, yard management, stowage plan, dan devanning plan dalam satu alur data yang saling terhubung. Melalui sistem ini, data posisi barang sejak proses stuffing dapat digunakan kembali pada tahapan berikutnya sehingga membantu menciptakan proses penataan yang lebih terintegrasi.

Pada tahap stuffing planner, SITAMBA dirancang untuk membantu menyusun barang ke dalam kontainer secara otomatis berdasarkan dimensi barang, jenis kontainer, dan daya tahan tumpuk. Sistem juga menyediakan visualisasi tiga dimensi untuk membantu pengguna melihat susunan barang. Sementara itu, modul yard management mengatur penempatan kontainer di lapangan penumpukan dengan mempertimbangkan jenis kontainer, kompatibilitas muatan, berat kontainer, serta jadwal keberangkatan. Pendekatan ini dirancang untuk mengurangi reshuffling dan pemindahan ulang kontainer.

Selanjutnya, modul stowage plan membantu menentukan posisi kontainer di atas kapal dengan mempertimbangkan kebutuhan khusus, termasuk kontainer berpendingin dan muatan berbahaya sesuai ketentuan International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code. Sementara pada tahap devanning plan, SITAMBA memanfaatkan kembali data dari proses stuffing untuk menghasilkan urutan pembongkaran secara otomatis sehingga petugas tidak perlu menyusun ulang strategi pembongkaran secara manual.

Keempat modul tersebut kemudian dirangkum melalui dashboard analisis yang memberikan gambaran mengenai pemanfaatan ruang kontainer, jumlah pemindahan ulang, serta potensi penghematan waktu dan biaya. Berdasarkan kajian yang dilakukan, SITAMBA berpotensi mempersingkat waktu proses penataan kontainer, mengurangi pekerjaan akibat penyusunan ulang, menekan biaya operasional, serta menghemat konsumsi bahan bakar melalui optimalisasi ruang dan minimnya pemindahan ulang kontainer.

Raihan Juara 2 Artikel Ilmiah PLC 2026 menjadi bukti kontribusi mahasiswa ULBI dalam menghadirkan gagasan inovatif untuk menjawab tantangan sektor logistik. Melalui prestasi ini, mahasiswa ULBI diharapkan terus mengembangkan ide dan inovasi yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan industri logistik di Indonesia.