Bandung, 26 November 2025 — Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) kembali menorehkan prestasi nasional dengan meluluskan 19 wisudawan pertama Program Magister Manajemen Logistik (MMLog) yang telah resmi terakreditasi internasional oleh The Chartered Institute of Logistics and Transport (CILT). Dengan pencapaian ini, ULBI menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia yang memperoleh akreditasi CILT International untuk program magister, menjadikan S2 Manajemen Logistik ULBI sebagai program berstandar profesional global.

Pencapaian tersebut disampaikan dalam Wisuda Ke-3 ULBI, yang digelar di Sabuga Bandung dan dihadiri oleh jajaran pimpinan PT Pos Indonesia (Persero), Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI), perwakilan industri, serta delegasi resmi CILT Indonesia.

Prosesi Pelantikan oleh CILT Indonesia: Pengakuan Global untuk Lulusan ULBI

Prosesi pelantikan lulusan MMLog berakreditasi internasional ini dipimpin langsung oleh Vice President CILT Indonesia, Juliana Sofhia Damu, bersama Rektor ULBI Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, M.Eng., Ph.D., CSCP, CPLM, serta Ketua Program Magister Manajemen Logistik Dr. Ernawati, CMILT.

Turut hadir Nurmaria Sarosa, Ketua Women in Logistics and Transport (WiLAT) Indonesia, yang juga merupakan anggota aktif Badan Eksekutif CILT Indonesia, memberikan dukungan penuh atas pencapaian ULBI ini.

Momentum ini menandai pertama kalinya CILT Indonesia melantik lulusan S2 dari kampus Indonesia yang telah lolos asesmen internasional — sebuah babak baru bagi profesionalisasi talenta logistik nasional.

Lulusan S2 ULBI Berhak Menyandang MILT dan CMILT

Dengan akreditasi CILT International ini, lulusan MMLog ULBI tidak hanya memperoleh gelar akademik Magister Manajemen Logistik (MMLog), tetapi juga rekognisi profesional global:
• MILT (Member of The Chartered Institute of Logistics and Transport) untuk lulusan dengan pengalaman kerja < 3 tahun • CMILT (Chartered Member) bagi lulusan dengan pengalaman > 3 tahun

Kedua gelar tersebut merupakan standar profesional global yang diakui di lebih dari 40 negara, meningkatkan daya saing lulusan ULBI di dunia kerja internasional.

Proses studi MMLog ULBI ditempuh selama dua tahun, dengan kurikulum yang telah melewati asesmen ketat dari CILT sejak 2024—mencakup standar akademik, kompetensi dosen, laboratorium pembelajaran, hingga keterkaitan kurikulum dengan kebutuhan industri logistik modern.

Rektor ULBI Prof I Nyoman Pujawan bersama para wisudawan terbaik saat prosesi wisuda di Bandung

Rektor ULBI: “Ini Tonggak Penting Menuju Kampus Logistik Berkelas Dunia”

Rektor ULBI, Prof. I Nyoman Pujawan, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata visi ULBI sebagai kampus logistik modern yang mampu menjawab tantangan global.

“Dengan akreditasi CILT, ULBI kini menjadi bagian dari komunitas pendidikan logistik global. Lulusan kita tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki standar profesional internasional. Kami berharap para alumni ini menjadi motor perubahan dalam industri logistik nasional dan internasional.”

Prof. Nyoman menambahkan bahwa ULBI tengah berada pada fase percepatan pertumbuhan melalui internasionalisasi, penguatan riset, kemitraan global, dan pembelajaran berbasis teknologi.

Prof. Agus Purnomo: “Standar Global Tidak Dicapai Secara Kebetulan”

Sebagai Wakil Rektor I dan tokoh kunci pengembangan MMLog, Prof. Dr. Ir. Agus Purnomo, M.T., CILT menjelaskan bahwa ULBI telah melalui proses evaluasi mendalam untuk memenuhi standar CILT.

“Standar global tidak dicapai secara kebetulan. Ini hasil kerja keras, asesmen berlapis, dan komitmen ULBI dalam meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan.”

Ia juga menegaskan bahwa kebutuhan talenta logistik di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan e-commerce, supply chain digital, dan otomatisasi logistik.

“ULBI menyiapkan lulusan yang memahami end-to-end supply chain, teknologi digital, serta manajemen operasional modern. Talenta seperti inilah yang dibutuhkan industri saat ini.”

ULBI Perkuat Peran sebagai Pusat Pendidikan Logistik Nasional

Dalam prosesi wisuda, Plt. Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris, menegaskan bahwa ULBI telah berperan besar dalam menyediakan SDM logistik yang relevan dengan kebutuhan transformasi industri.

“Industri logistik Indonesia berkembang sangat cepat. Kami membutuhkan talenta yang adaptif, inovatif, dan melek teknologi. Lulusan ULBI memiliki kompetensi tersebut.”

ULBI pun terus memperkuat kemitraan dengan industri melalui program:
• International adjunct professor
• Student exchange
• Kolaborasi riset
• Praktisi industri mengajar
• Kerja sama dengan asosiasi global seperti CILT dan WiLAT

Wisuda Ke-3 ULBI: “From Knowledge to Impact: The Journey to the Future”

Akreditasi internasional CILT ini menjadi salah satu highlight dalam Wisuda ULBI Ke-3, yang mengusung tema “From Knowledge to Impact: The Journey to the Future.”

Tema ini mencerminkan harapan bahwa ilmu yang diperoleh mahasiswa tidak hanya berhenti pada pemahaman, tetapi diwujudkan menjadi kontribusi nyata di masyarakat, industri, dan negara.

Menuju World-Class Logistics University

Dengan pencapaian ini, ULBI memperkuat posisinya sebagai kampus yang berorientasi masa depan, dengan komitmen menjadi World-Class Logistics University.

Rektor menutup dengan pesan:

“Hubungan antara alumni dan ULBI tidak berakhir hari ini. Justru hari ini adalah awal dari kontribusi baru. Jadilah duta ULBI yang membawa perubahan di masyarakat dan industri.”